Formulir Kontak

KONTAK KAMI

Silahkan isi formulir di bawah ini untuk menghubungi kami

Name

Email

Message

Wisata ke Coban Kembar Malang

Travel Bandara Juanda ke Malang - Coban Watu Ondo atau dengan nama beda Coban Kembar sedang di dalam area Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo di bawah lereng Gunung Welirang yang berbatasan antara Mojokerto dan kota Batu.

Nama Watu Ondo dipungut karena sepanjang jalan turunan mengarah ke sumber air terjun ini telah berupa anak tangga yang tercipta dari rangkaian batu-batu. Atau pun disebut Coban Kembar sebab di tempat ini ada dua air terjun yang saling berhadapan tetapi dengan elevasi yang berbeda. Disebelah kanan elevasi air menjangkau 15 m dengan ciri khas air terjun berundak dengan kemiringan selama 75 derajat, sementara di sebelah kiri mencapai elevasi ± 69 m dengan karakteristrik air terjun yang langsung jatuh je bawah. Kedua air terjun ini berasal dari sumber mata air yang berbeda. Dan selanjutnya alirannya bertemu di satu danau kecil dan lumayan dangkal.

Pada air terjun sebelah kiri, tepat di bawah jatuhnya air terdapat sebuah empang yang dapat dipakai untuk bermain air atau mandi. Sementara tepat diantara kedua air terjun ada dua buah goa, dimana penduduk menyebutnya sebagai Goa Jepang, konon di lokasi ini di jaman perang kemerdekaan dipakai sebagai lokasi penyimpanan bahan makanan dan persembunyian tentara jepang. Sayangnya kedua buah gua ini tertutup oleh rimbunnya rumput liar.

Sebenarnya masih terdapat objek yang unik lagi terletak di bawah aliran Coban Kembar ini yang mempunyai nama Coban Teyeng (bahasa Jawa berarti berkarat). Coban ini katanya berundak-undak dan lebih hebohnya lagi, airnya berwarna kuning laksana air berkarat. Sayangnya, jalur kesana masih belum dapat ditempuh lewat jalur darat. Jalur kesana hanya dapat dengan menyisir sungai.
Lokasi

Terletak di Dusun sendi, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Propinsi Jawa Timur.

Peta dan Koordinat GPS:

Aksesbilitas

Berjarak 8 km dari ibukota kecamatan Pacet atau 3 km arah barat dari pintu masuk Pemandian Air Panas Cangar. Keberadaan objek wisata ini terletak di sebelah jalan yang menurun lumayan tajam di sekitar perbatasan distrik Malang dan Mojokerto. Sekitar 200 m dari jalan raya Pacet - Mojokerto. Kondisi jalan mengarah ke kesana telah beraspal mulus dan dapatdilewati kendaraan roda dua dan empat, akan namun dengan medan menanjak dan berkelak kelok.

Untuk menjangkau air terjun ini terdapat dua cara, yakni lewat Malang (Batu) dan lewat Mojokerto (Pacet). Bila lewat Mojokerto dari Pacet arahkan kendaraan ke arah Batu, ikuti jalan itu hingga didatangi papan nama Air Terjun Watu Ondo yang sedang di sisi kiri jalan. Kondisi jalan lewat jalur ini nanjak terus sampai tiba di pintu masuk.

Sedangkan bila dari Malang, dari kota wisata Batu ambil arah ke Selecta atau ke arah desa Bumiaji. Sesampainya di pertigaan Selecta ambil jalan yang lurus ke arah Cangar dan masuk ke area Tahura. Selepas dari area ini situasi jalan terus turun dengan belokan-belokan tajam. Teus ikuti jalan ini hingga didatangi dua jembatan kembar. Tak jauh dari jembatan ini di sisi kanan jalan akan didatangi tanda papan nama air terjun tersebut.

Jika dari Obyek Wisata Air Panas Cangar arah kendaran ke arah barat sampai tiba di batas distrik kabupaten Malang dan Mojokerto yang ditandai oleh dua jembatan baja yang menghampar di atas dua lembah sungai. Sungai di bawah kedua jembatan berikut nantinya adalahaliran sungai yang kesudahannya jatuh menjadi Coban Kembar. Jembatan ini berada tepat tikungan jalan yang tajam dan menurun. Selanjutnya tak jauh dari situ selama 500 m, yang ditandai adanya papan petunjuk, akan didatangi jalan masuk menuju tempat coban itu berada.

Selanjutnya dari areal parkir perjalanan diterusakan dengan berlangsung kaki selama 200 m melalui jalan setapak menurun dengan kemiringan selama 45 derajat. Oleh petugas jalan setapak ini sudah dibentuk dari tumpukan batu laksana tangga sehingga mempermudah pengunjung untuk menjangkau coban. Tidak melulu itu, di tengah perjalanan menuruni tangga pun disediakan bangku dari kayu guna pengunjung yang lelah saat menaiki tangga dan hendak menikmati pemandangan coban dari lokasi yang lebih tinggi.

Tiket dan Parkir

Tiket masuk ialah Rp 2500 per orang atau Rp 8000 (termasuk ongkos parkir.

Fasilitas dan Akomodasi

Tersedia lokasi parkir meskipun seadanya melulu menampung selama 20 kendaraan roda dua saja, untuk yang membawa kendaraan roda empat lumayan menyulitkan. Minimnya papan tuntunan dan tidak cukup jelas menciptakan sulit pengunjung datang ke tempat ini.

No comments:

Post a Comment

Scroll to top