Formulir Kontak

KONTAK KAMI

Silahkan isi formulir di bawah ini untuk menghubungi kami

Name

Email

Message

Museum Mpu Tantular

Mpu Tantular Museum Negeri Jawa Timur merupakan kelanjutan dari Stedelijh Historisch Museum di Surabaya, yang didirikan oleh Godfried Hariowald Von Faber pada tahun 1933.
Awalnya, lembaga itu hanya memamerkan koleksi di sebuah ruang kecil di Readhuis Ketabang
Karena kemurahan hati seorang janda bernama Han Tjong King, museum pindah ke Jalan Tegal Sari yang memiliki bangunan lebih luas. Seiring berjalannya waktu, para pengamat museum telah mulai memindahkan museum ke lokasi yang lebih tepat, di Jalan Pemuda No.3 Surabaya. Peresmian dilakukan pada 25 Juni 1937.
Setelah kematian Von Faber, museum ini dikelola oleh Yayasan Pendidikan Publik yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Museum dibuka untuk umum pada 23 Mei 1972 dengan nama Museum Jawa Timur. Pada 13 Februari 1974 museum telah berubah status menjadi museum umum, yang diresmikan pada tanggal 1 November 1974 dengan nama Museum Negeri Jawa Timur.
Karena semakin banyaknya koleksi, museum membutuhkan area yang lebih luas, hingga pada tanggal 12 Agustus 1977, museum ini secara resmi menempati lokasi baru, di Surabaya No.6 di Jalan Taman Mayangkara.
Setelah beberapa dekade, koleksi menjadi lebih lengkap dan ada lebih banyak kegiatan pendidikan yang dilakukan di museum. Jadi, itu membutuhkan lokasi yang lebih besar, akhirnya pada 14 Mei 2004 museum dibuka kembali dan menempati tempat baru di Sidoarjo, di Buduran. Jalan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
MAKNA MPU TANTULAR
Mpu Tantular dipilih sebagai nama untuk Museum Nasional Jawa Timur karena untuk menghormati sudut pandangnya tentang hidup di Indonesia dan yang disebut Kekuatan Elemen Nasional Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika. Mpu Tantular adalah seorang filolog asal Jawa Timur yang hidup di abad ke-14. Ketika dia memiliki penelitian tentang masa kejayaan Kerajaan Majapahit.

Baca juga : Wisata Seru Ke Waduk Selorejo Malang

No comments:

Post a Comment

Scroll to top