Formulir Kontak

KONTAK KAMI

Silahkan isi formulir di bawah ini untuk menghubungi kami

Name

Email

Message

Wisata ke Coban Pelangi Malang


Travel Bandara Juanda ke Malang - Wisata Air Terjun Coban Pelangi terletak di desa Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dari kota malang jaraknyaselama 30 km ke arah timur, dengan kendaraan bisa ditempuh sekitar 1 jam. Untuk mengarah ke kesana tidak sedikit petunjuk arah di sepanjang jalan atau dapat berpatokan dengan jalur mengarah ke Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Lokasinya 2 km sesudah desa Gubukklakah, ditandai dengan papan nama Wisata Air Terjun Coban Pelangi di sebelah kanan jalan.

Akses dan Panorama di Sepanjang Jalan

Jalan mengarah ke Coban Pelangi telah diaspal baik, tipikal jalannya agak tidak banyak menanjak sebelum menginjak desa Gubukkah. Setelahmenginjak Desa Gubukklakah jalan semakin menanjak, untuk pemakaikendaraan harus diacuhkan tenaga mesinnya, khususnya dengan memaksimalkan eksodus gigi persneling. Melewati jalur ini pun harus waspada, sebab ruas jalan tidak terlampau lebar, melulu pas guna dua kendaraan roda empat. Bahkan selepas desa Gubukklakah jalan mulai menyempit dan berkelok, andai kendaraan roda empat berpapasan harusterdapat yang mengalah di bahu jalan. Di sejumlah tempat terdapat bagian jalan yang longsor, ditandai dengan pemagaran seadanya. Meskipun begitu, tawaran panorama alam sepanjang jalan paling mempesona, membuyarkan segala resiko dan kepenatan.

Memasuki Area Wisata Coban Pelangi.

Pintu masuk Coban Pelangi tidak jauh dari pinggir jalan. Bagi kendaraan roda empat dapat parkir di depan pintu masuk, sementara roda dua disedikan parkir didalam. HTM wisata Coban bianglala Rp. 6.000,- per orang, masih lumayan terjangkau. Memasuki lokasi wisata coban pelangi,anda akan diangkut kejalan setapak berundak menurun lumayan terjal. Sedangkan jarak yang bakal ditempuh sampai tempat air terjun, selama 1 km.

Meskipun cukup jauh dan memerlukan stamina prima, sepanjang jalur anda akan dihibur dengan pemandangan alam yang mempesona. Dibeberapa tempat disediakan lokasi untuk tidur dan warung-warung yang menyediakanpelbagai makanan.

Camping Ground dan Nunggang Jaran

Separuh perjalanan, anda akan mendapati lokasi camping disisi kanan jalur, tempat ini tidak terlampau luas tapi dapat menampung sejumlah tenda. Berdasarkan keterangan dari petugas jaga, guna camping di lokasi ini dikenakan ongkos masuk bertolak belakang dengan pengunjung biasa,yakni Rp. 10.000,- per orang. Untuk kemudahan disediakan kamar mandi dan wc dua buah, selebihnya melulu sebatas lahan camping saja.

Masih di dekat camping ground, ada pangkalan nunggang jaran. Nunggang Jaran merupakan kemudahan menaiki kuda dari bawah ke tempat pintu masuksaat pulang. Kuda disediakan untuk pengunjung yang hendak merasakan sensasi berkuda atau yang keletihan melalui trek menanjak. Bagi menggunakan kemudahan nunggang jaran, masing-masing pengunjung dikenakan tarif rata-rata Rp. 10.000,-

Jembatan Cinta

Setelah melalui area camping, pengunjung dihadapkan turunan yang lumayan curam, selesai dengan ujung jembatan bambu guna menyeberang sungai. Jembatan bambu ini familiar sebagai jembatan cinta, menurut keterangan dari informasi disebut demikian karena seringkali pasangan muda-mudi yang melalui jembatan tentu bergandengan tangan. Hal ini diakibatkan karena jembatan ini hanya dapat dilewati dua orang, jadi kian asyik kalo bergandengan tangan, meningkatkan rasa cinta untuk pasangan.
Jembatan cinta biasanya tidak sedikit dijadikan sebagai spot potret favorit untuk pengunjung. Di samping kemasyhuran namanya sebagai jembatan cinta, bentuknya yang klasik menjadi pesona tersendiri.

Air Terjun Coban Pelangi

Selepas jembatan cinta, air terjun coban bianglala sudah tidak begitu jauh. Beberapa menit berjalan, sayup-sayup mulai tersiar suara gemuruh air terjun. Langkah kaki tanpa sadar semakin cepat, tidak sabar hendak menyaksikan keeksotikan air terjun coban pelangi. Melewati tidak banyak jalan menanjak, air terjun telah mulai kelihatan.
Sangat indah, air terjun coban bianglala jatuh dari elevasi 110 m. Disekiling air terjun adalahtebing batu karang yang menjulang tinggi. Hawanya sejuk, diperbanyak percikan air dingin menyebar disekitar lokasi.

Mendekati air terjun harus hati-hati, sebab harus melalui bebatuan yang licin. Bahaya lain sebetulnya jaga mengancam, di sejumlah sisi tebingtampak bekas longsoran. Karenanya kewaspadaan mesti tidak jarang kali diperhatikan, terutama andai turun hujan usahakan menjauh dari tempat air terjun.

Di samping air terjunnya yang eksotik, terdapat keindahann beda yang menjadi gejala disini, yaitu timbulnya pelangi. Untuk dapat menyaksikangejala pelangi, tidak dapat ditemukan masing-masing saat. Karena pelangi melulu muncul ketika cahaya matahari menyeruak masuk menyimpang diantara cipratan air terjun. Waktu yang tepat seringkali sekitar pukul 10.00 pagi sampai siang hari, saat cuaca cerah. Fenomena bianglala inilah yang kesudahannya di jadikan nama air terjun Coban Pelangi.


No comments:

Post a Comment

Scroll to top